Showing posts with label Kisah. Show all posts
Showing posts with label Kisah. Show all posts

Wednesday, March 23, 2011

Usaha Kreatif - Gerabah dan Keramik di Kasongan


Salah satu sentra industri kerajinan yang selama ini sudah dikenal luas adalah daerah Kasongan Bantul. Daerah Kasongan memang identik dengan kerajinan dalam bentuk keramik dan gerabah, dan merupakan sentra industri kerajinan keramik/ gerabah paling besar di Yogyakarta.

Sebagian besar masyarakat Kasongan memang bermata pencaharian sebagai pengrajin keramik dan telah menghasilkan berbagai macam produk mulai dari dari guci, jambangan, vas bunga, patung hewan, tempat lilin, dll. Pangsa pasar produk keramik yang ada di Kasongan hampir delapan puluh persen luar negeri, antara lain ke Malaysia, Singapura, Korea, Jepang, Amerika Serikat, Belanda, dll.

Dalam perkembangannya Desa Kasongan, yang dulu menjadi tempat produksi, kini berkembang menjadi tempat pemasaran setelah berdiri kios-kios. Para pengrajin kasongan mampu meningkatkan taraf hidup mereka dengan memproduksi bahan mentah menjadi sebuah hasil karya yang bernilai. Dengan kreativitas dan inovatif yang mereka miliki, para pengrajin mampu melakukan perubahan bentuk yang lebih bervariasi dan menarik dengan harga yang bervariatif pula.



source : bisnisukm.com

Wednesday, March 16, 2011

Kisah Penjual Masakan Entok yang Sukses

Mbak natun, begitulah kebanyakan orang yang memanggilnya. Seorang pengusaha kuliner dengan spesialis masakan entok (sejenis itik) yang sukses menjajakan daganya di daerah saya tepatnya di kampung Ngadisari kecamatan Kalikajar Wonosobo. Berawal dari kluarga yang pas pasan, sekarang ia sudah mampu mencukupi kebutuhan keluarganya dan menggaji beberapa karyawanya.

Ia merintis bisnis kuliner ini sekitar 4 tahun yang lalu. Awlnya ia hanya berjualan di sekitar rumahnya saja, menjajakan masaknaya ke tetangga-tetangga dekat rumah. Namun lama kelamaan banyak orang yang langsung kerumahnya untuk membeli masakan tanpa menunggu Mbak natun keliling menjajakan daganganya.

Setelah sekian lama berjualan hanya di desa saja, kemudian ia berinisiatif untuk membuka warung kecil kecilan di dekat jalan raya. Dengan modal tabungan yang dimiliki, ia pun mulai membuka warung tersebut. Pertama kali membuka warung ia mengolah warung tersebut hanya bersama suaminya seorang.

Awalnya hanya orang-orang kampung dan sedikit orang luar yang mampir ke warung tersebut. Namun lama kelamaan karna banyak yang suka dengan masakan entok tersebut dan harganya yang tidak mahal, akhirnya banyak orang yang mampir.

Sekarang ia sudah mempunya pelanggan tetap dan beberapa karyawan. dan iapun mulai memperlebar warungnya. ada juga rencana untuk membuka cabang di tempat lain. Bisa dibilang sukses, ia dalam menjalankan bisnis kuliner tersebut.

Kesimpulan.
  • Mulailah dari yang kecil untuk memperoleh hasil yang besar.
  • Jangan pernah menyerah walaupun itu sulit.
  • Selalu tetap ikhtiar.