Showing posts with label Technopreneuship. Show all posts
Showing posts with label Technopreneuship. Show all posts

Wednesday, March 30, 2011

Pirate of Silicon Valley - Kisah Apple vs Microsoft

Pirate of Silicon Valley film yang menceritakan perjalanan penting tentang awal dari sebuah peradaban baru. Dua orang jenius yang sangat berpengaruh di dunia teknologi. Steve Jobs dan Bill Gates. Pendiri Apple dan penemu Microsoft.

Film ini membagi 2 segmen cerita tentang kedua tokoh itu hingga nantinya dipertemukan. Awalnya Steve Job digambarkan sangat ambisius dengan ide dan cita-citanya. Bersama rekan-rekannya dia berusaha mewujudkan obsesinya.

Bill Gates juga tidak jauh beda dengan Jobs. Dia terus menggeliat dan berusaha memecahkan kode bahasa komputer menjadi sebuah operating system. Menawarkannya ke berbagai perusahaan-perusahaan besar termasuk IBM.

Hanya saja Jobs lebih dahulu mencapai kesuksesannya. Dia begitu perfeksionis dengan hasil akhir produknya. Dia punya prinsip teknologi itu adalah seni dan para enjiner nya adalah seniman (tidak heran produk-produk apple sangat elegan dan enak di mata).

Persaingan Jobs Vs Gates terus meruncing, termasuk ketika memiliki niat yang sama, "mencuri" teknologi yang sudah diciptakan dan dikumpulkan Xerox. Kegiatan Investigasi dan saling membajak teknologi baru memang satu hal yang sangat diwaspadai dalam dunia bisnis seperti ini.

Jobs, terlihat lebih mengesalkan dengan gaya sengak nya. Gates lebih kalem meski di kepalanya ide busuk juga Selalu ada! Berusaha menusuk dari belakang. Tidak heran Gates berhasil memperdaya Jobs, dengan mencuri ide software dan operating system yang sudah lebih dahulu dikembangkan Apple.

Wednesday, March 23, 2011

Usaha Kreatif - Gerabah dan Keramik di Kasongan


Salah satu sentra industri kerajinan yang selama ini sudah dikenal luas adalah daerah Kasongan Bantul. Daerah Kasongan memang identik dengan kerajinan dalam bentuk keramik dan gerabah, dan merupakan sentra industri kerajinan keramik/ gerabah paling besar di Yogyakarta.

Sebagian besar masyarakat Kasongan memang bermata pencaharian sebagai pengrajin keramik dan telah menghasilkan berbagai macam produk mulai dari dari guci, jambangan, vas bunga, patung hewan, tempat lilin, dll. Pangsa pasar produk keramik yang ada di Kasongan hampir delapan puluh persen luar negeri, antara lain ke Malaysia, Singapura, Korea, Jepang, Amerika Serikat, Belanda, dll.

Dalam perkembangannya Desa Kasongan, yang dulu menjadi tempat produksi, kini berkembang menjadi tempat pemasaran setelah berdiri kios-kios. Para pengrajin kasongan mampu meningkatkan taraf hidup mereka dengan memproduksi bahan mentah menjadi sebuah hasil karya yang bernilai. Dengan kreativitas dan inovatif yang mereka miliki, para pengrajin mampu melakukan perubahan bentuk yang lebih bervariasi dan menarik dengan harga yang bervariatif pula.



source : bisnisukm.com